Mengucapkan Takbir setiap perpindahan rukun Shalat

Kitab Syarah Bulugul Maram
Penulis: Abdullah bin Abdurahman Al Bassam

Bab Sifat Shalat

Mengucapkan Takbir setiap perpindahan rukun Shalat

Hadits 235: Dari Abu Hurairah Radhiallahu Anhu, dia berkata: Rasulullah Shalallahu Alaihi Wasallam apabila berdiri untuk shalat, beliau bertakbir ketika berdiri, kemudian bertakbir ketika ruku, kemudian mengucapkan ‘sami allaahu liman hamidah’ saat beliau menegakkan pungungnya setelah ruku, lalu beliau berdiri tegak sambil mengucapkan ‘rabbanaa wa lakal hamd’, kemudian bertakbir ketika turun untuk sujud, lalu takbir ketika bangkit mengangkat kepalanya, lalu bertakbir ketika sujud (kedua), kemudian takbir lagi ketika bangkit untuk berdiri (setelah sujud). Selanjutnya beliau melakukan semua ini dalam semua shalat (dalam setiap rakaat). Dan beliau juga bertakbir ketika berdiri dari duduk pada dua rakaat (pertama).” (HR. Muttafaq Alaih)

Hal-Hal Penting dari Hadits:

  • Hadits ini menunjukkan disyariatkannya takbir intiqal (perpindahan) antar rukun shalat pada semua posisi selain pengucapan “sami’allahu liman hamidah” ketika bangkit dari ruku.
  • Sami’allahu liman hamidah artinya, Allah mengabulkan bagi yang memujiNya. Ucapan ini khusus bagi imam dan orang yang shalat sendirian, tidak termasuk makmum, karena tidak sesuai dengan haknya. Hal ini berdasarkan hadist di dalam Shahih Bukhari (796) dan Shahih Muslim (409) bahwa Nabi shalallahu alaihi wasallam bersabda “Apabila imam mengucapkan ‘sami’allahu liman hamidah’, maka ucapkanlah ‘rabbanaa wa lakal hamd”.
  • Makmum hanya mengucapkan tahmid ini adalah merupakan pendapat jumhur ulama.
  • Perawi menyebutkan “hiina”, ini menunjukan bahwa takbir itu bersamaan dengan gerakan perpindahan dari satu rukuk ke rukun lainnya, sehingga tidak mendahului permulaan gerakan dan tidak pula terlambat, yakni tidak terlambat mengucapkannya sehingga ketika sampai pada rukun berikutnya ia belum selesai mengucapkan takbir. Jadi, saat takbir itu adalah ketika bergerak antara dua rukun.

Wallahu Ta’ala A’lam

Tinggalkan komentar