Kitab Manzhumah Mimiyah – Bab Keutamaan Ilmu
Alhamdulillah, sholawat dan salam semoga senantiasa dilimpahkan kepada Nabi Muhammad shallallahu ‘alaihi wa sallam, keluarga dan sahabatnya.
Berikut ini adalah catatan dari kajian dengan tema: Kitab Manzhumah Mimiyah – Bab Keutamaan Ilmu, oleh Ustadz Dzulqarnain M Sunusi Hafizhahullah Ta’ala. Rekaman video kajian lengkapnya dapat diakses disini.

Bait Syair 46. Al-Musthafa Shallallahu Alaihi Wasallam mendahulukan ahlul ilmi lantaran ilmu mereka … Maka lantaran ilmu, dahulukanlah orang-orang yang mempunyai keutamaan ilmu.
Pembahasan: Pengedepanan Penyandang Ilmu Diatas Lainnya
Orang yang menyandang ilmu dikedepankan oleh Nabi shallallahu alaihi wasallam dalam sejumlah perkara:
- Dalam shahih Muslim dari Abu Basaud Al Badri radhiallahu anhu, Rasulullah shallallahi alaihi wasallam bersabda:

Yang menjadi imam adalah orang yang paling bagus membaca Al-Qur’an (Qori). Jika dalam bacaan Al-Qur’an sama, maka yang didahulukan yang paling berilmu diantara mereka tentang sunnah. Jika ilmu mereka dalam sunnah sama, maka yang didahulukan adalah yang paling dahulu masuk islam (paling tua umurnya).
- Dalam penguburan Jenazah, apabila beberapa jenazah disatukan dalam liang lahat, maka yang didahulukan dimasukan kedalam liang lahat adalah orang yang paling berilmu. Pada perang Uhud ketika Nabi ﷺ, mengumpulkan orang yang meninggal di kafani dalam satu kain, dua orang. Nabi berkata “Siapakah yang paling banyak yang mengambil Al-Qur’an diantara dua orang ini?. Apabila diketahui salah seorang dari keduanya lebih banyak mengambil Al-Qur’an maka Nabi mendahulukan orang tersebut di liang lahat nya.
Wallahu A’lam
